Seminar Nasional MPR-RI – FISIP dan FH Unud : Mungkinkah Meng”Hidup”kan Kembali GBHN?

Kita tentunya pernah mendengar istilah GBHN, yaitu Garis-Garis Besar Haluan Negara yang nge-trend di jaman Soeharto. Hanya saja semenjak  kekuasaan Orde Baru tumbang, GBHN pun berganti menjadi aktualisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Tiada lagi repelita, namun sudah berganti pula dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional. Namun akhir-akhir ini muncul kembali  idealisasi atas pemberlakuan GBHN sebagai haluan negara. Tak tanggung-tanggung, GBHN mengikat semua penyelenggara negara dan semua warga negara, termasuk partai politik. Urgensi atas idealisasi inilah yang kemudian diulas pada seminar nasional bertajuk Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional “Model GBHN” Berdasarkan Pancasila dan UUD NKRI Tahun 1945.20160922_111251

Seminar nasional yang diadakan oleh Fraksi Golkar  MPR-RI dan bekerjasama dengan FISIP dan FH Unud pada 22 September 2016 ini dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unud. Pada sambutannya, ditekankan bahwa Unud berkomitmen mengawal konsepsi perencanaan pembangunan yang berdampak strategis bagi Bangsa. Pada seminar ini menghadirkan pembicara antara lain Drs. A Mujib Rohmat, M.H Anggota DPR – RI, Prof Dr Made Subawa SH, M.S dari FH Unud, Dr. Drs. I Gst Pt Bagus Suka Arjawa, M.Si dari FISIP Unud dan selaku moderator Dr. Piers Andreas Noak, S.H, M.Si.

Pada paparannya, Mujib Rohmat menekankan komitmen menyempurnakan dan menjaga orientasi pembangunan yang dituangkan dalam UU. Hal terpenting apapun istilahnya adalah kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Senada dengan pendapat tersebut, Suka Arjawa menekankan tata nilai kesejahteraan sebagai fokus haluan negara karena sesuai tujuan yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945. Sedangkan Prof. Subawa menekankan pendapat bahwa MPR memang memiliki kewenangan menetapkan perencanaan pembangunan nasional “model GBHN”, hanya saja yang terpenting adalah dasar, arah, dan tujuannya adalah untuk mensikronkan RPJPN, RPJMN, RPJMD hingga RPJMDes. Acara yang dihadiri oleh mahasiswa FISIP dan FH Unud ini ditutup langsung oleh Wakil Rektor III Unud.

Berita Lainnya