RENCANA STRATEGIS

RENCANA STRATEGIS

2015-2019

 

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS UDAYANA

 

 lambang1

 

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS UDAYANA

2015


DASAR PERENCANAAN STRATEGIS

 

  1. Visi Program Studi

Mengembangkan Program Studi Ilmu Politik yang menghasilkan lulusan Unggul, Kompetitif, Kritis, Mandiri, dan Berbudaya terhadap Dinamika Politik di tingkat Lokal maupun Global yang dicapai pada tahun 2029

 

  1. Misi Program Studi
  2. Menyelengarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang politik baik konteks lokal dan global yang berfokus pada kajian penguatan demokrasi yang berbasis kearifan lokal.
  3. Mendidik mahasiswa Program Studi Ilmu Politik yang mandiri, kritis, dan berbudaya serta peka terhadap dinamika perkembangan politik.
  4. Mendorong perbaikan kualitas pembelajaran dan kajian Ilmu Politik termasuk peningkatan kapasitas staf pengajar akademik yang profesional terutama yang mengarah pada kompetensi keahlian dalam kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan lokal.
  5. Berkontribusi kepada perkembangan keilmuan politik yang memiliki sumbangsih pada nilai kemanfaatan bagi masyarakat dan negara.
  6. Menjadikan Program Studi Ilmu Politik sebagai laboratorium pada bidang kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan lokal.

 

  1. Tujuan Program Studi
  2. Menghasilkan lulusan Sarjana Ilmu Politik yang memiliki pengetahuan dan keahlian (skill) di kajian kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan local.
  3. Menghasilkan lulusan Sarjana Ilmu Politik yang kritis dan dapat berpartisipasi dalam proses dinamika politik secara kelembagaan dan perilaku terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan local.
  4. Menghasilkan lulusan sarjana Ilmu Politik yang menguasai teori dan metodologi ilmu politik.
  5. Menghasilkan Sarjana Ilmu Politik yang memiliki kapasitas akademik dan keahlian yang memadai untuk melanjutkan studi S2 dan S3.
  6. Menjadikan Program Studi Ilmu Politik sebagai wahana penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkontribusi pada perbaikan kualitas kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan lokal.

 

 

 

 

IDENTITAS PROGRAM STUDI

 

Program Studi : Ilmu Politik
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Perguruan Tinggi : Universitas Udayana

Bulan & Tahun Penyelenggaraan PS Pertama Kali:September 2011Nomor SK Pendirian PS:97/E/0/2011Tanggal SK:6 Mei 2011Pejabat Penandatangan SK:Djoko Santoso

 

ANALISIS SITUASI

 

  1. DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG

Ketersediaan dosen di Program Studi Ilmu Politik dapat dikatakan memadai. Dosen tetap sebanyak 7 orang dan dosen luar biasa sebanyak 5 orang. Rasio antara dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik saat ini adalah 1 : 18. Dari aspek jenjang kepangkatan juga sudah cukup memadai karena Program Studi telah memiliki 1 orang lektor kepala, 2 orang lektor, 4 orang Asisten Ahli. Jumlah dosen berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat tabel berikut:

Tabel 1. Kualifikasi Pendidikan Tenaga Pengajar

Keterangan Kualifikasi
Dosen
J umlah Persentase
Dosen Tetap S-3 2 28,6
S-2 5 57,1
S-1 0 0
TOTAL 7 100

 

Berdasarkan tingkat pendidikan yang sudah minimum S2 dan sudah terdapat 2 dosen berkualifikasi pendidikan S-3 tersebut dapat mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pada akhirnya kondisi demikian memberikan dampak positif bagi perbaikan kinerja lembaga. Upaya untuk meningkatkan kinerja lembaga dilakukan dengan membuka peluang melanjutkan pendidikan dengan memberikan bantuan keuangan dan fasilitas lain, serta membuka kerja sama dengan pihak lain.

Untuk memperlancar proses belajar dan mengajar sangat diperlukan tenaga pendukung seperti tenaga administrasi dan pustakawan. Seluruh tenaga pendukung bidang pustakawan merupakan karyawan kantor pusat dan karenanya proses seleksinya melalui fakultas dan kantor pusat. Total tenaga penunjang adalah 56 orang. Jenis bidang kerja tenaga penunjang terbagi atas pustakawan, laboran/teknisi, pengolah data keuangan, pengolah data akademik, umum dan perlengkapan.

Tenaga pustakawan disentralisasikan pada unit kerja di tingkat Universitas maupun Fakultas. Sementara tenaga penunjang lainnya dikelola pada unit kerja fakultas.

Untuk meningkatkan produktifitas pegawai dan meningkatkan kemampuan mereka agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, dilakukan serangkaian kegiatan pembinaan dan pengembangan, seperti mengikutsertakan mereka dalam berbagai kegiatan kursus, penataran, seminar, dan pelatihan lainnya.

  1. MAHASISWA

Jalur penerimaan mahasiswa baru program S1 Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana terbagi menjadi 3 (dua) jalur, SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri. Dari tiga jalur rekruitmen tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas. Pada awal tahun akademik 2011/2012, Program Studi Ilmu Politik menerima mahasiswa seluruhnya melalui jalur mandiri, karena SK pendirian prodi baru terbit pada Mei 2011 setelah penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN telah berakhir.

Asal daerah mahasiswa Program Studi Ilmu Politik sangat heterogen yang berasal dari seluruh penjuru tanah air baik Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan, namun sebagian besar mahasiswa berasal dari Bali. Ke depan, Program Studi Ilmu Politik akan menyasar calon mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia dan Timor Leste.

  1. SARANA PENDUKUNG

Dalam rangka pengelolaan Program Studi secara profesional dan berkualitas, Program Studi Ilmu Politik sebagai bagian dari FISIP Universitas Udayana belum memiliki gedung sendiri, namun menggunakan gedung yang diperbantukan oleh pihak universitas yang terletak di Jalan P.B. Sudirman, Denpasar. Dengan lokasi yang strategis tersebut, Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Udayana mudah dijangkau semua stakeholders.

Gedung yang digunakan Program Studi Ilmu Politik ini merupakan gedung yang digunakan bersama dengan program studi lain yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Keseluruhan ada 3 gedung yang digunakan. Selain itu, gedung lain yang digunakan ialah gedung Laboratorium Agro Kompleks, lantai 4. Gedung tersebut memiliki 7 ruang yang digunakan bersama. Masing-masing ruang perkuliahan juga telah ditunjang dengan berbagai fasilitas yang memadai, seperti: Papan Tulis Putih (White Board) dan LCD Projector. Di setiap ruang kerja, baik untuk tenaga administrasi maupun pengelola Jurusan dilengkapi dengan prasarana, seperti ruang ber-AC, white board, meja, dan kursi.

Selain fasilitas tersebut di atas, Program Studi Ilmu Politik FISIP UNUD juga memiliki taman baca dan taman kampus yang memadai yang dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan bagi mahasiwa selama berada di kampus.  Sebagai penunjang kegiatan belajar, Program Studi Ilmu Politik juga memiliki laboratorium bahasa, komputer, dan laboratorium Ilmu Politik. Sarana penunjang lainnya adalah perpustakaan.

Pada saat ini, buku-buku teks dan CD-ROM yang ada di perpustakaan pusat maupun ruang baca fakultas yang relevan dengan Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Udayana berjumlah 1648 judul. Di perpustakaan dan ruang baca tersebut juga terdapat koleksi berbagai jurnal dalam dan luar negeri sebanyak 165 judul.

Pemeliharaan serta penempatan sarana dan prasarana diatur secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan kegiatan akademis. Hal ini dapat dilihat dari adanya perhatian secara serius untuk selalu mengontrol kondisi gedung­gedung atau peralatan-peralatan yang ada selama proses belajar mengajar. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sejauh ini kondisi dan jumlah peralatan yang ada di ruang kuliah maupun ruang kerja pengelola masih dalam kondisi relatif baik.

 

ANALISIS KEKUATAN DAN KELEMAHAN

  1. DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG
STRENGTHS WEAKNESS
  • Ketersediaan dosen memadai, dengan rasio dosen dan mahasiswa adalah 1 : 18

 

  • Dosen tetap Program Studi Ilmu Politik memiliki kapasitas dan kualitas yang cukup memadai dengan tingkat pendidikan Master sebanyak 5 orang dan doktor sebanyak 2 orang.

 

  • Sistem pengadministrasian beban kerja dosen yang terintegrasi dalam sistem IMISSU

 

  • Program Studi Ilmu Politik melakukan Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa  setiap semester dan terintegrasi dalam sistem IMISSU

 

  • Dosen memiliki komitmen yang tinggi dalam proses belajar mengajar.

 

  •  

     

    • Memiliki buku pedoman akademik
    • Peningkatan kapasitas dosen dalam studi lanjut S-3 masih relatif terlambat.
    OPPROTUNITIES THREATS
    • Banyaknya tawaran beasiswa dari pihak                  ketiga bagi dosen untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri.

     

    • Kesempatan untuk kerjasama dengan pihak eksternal semakin terbuka.

     

    • Banyaknya dosen yang memiliki jaringan, baik dengan instansi pemerintah maupun swasta, mempermudah pertukaran informasi terutama tentang perkembangan kebutuhan yang dapat dijadikan landasan untuk mengembangkan program studi.

     

    • Tuntutan akan SDM yang semakin professional.
    • Perkembangan ICT yang tidak dapat diantisipasi dengan baik.

     

     

    1. MAHASISWA
    STRENGHTS WEAKNESSES
    • Sistem penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui berbagai jalur seperti SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri sehingga dapat menghasilkan mahasiswa yang berkualitas.

     

    • Profil mahasiswa; latar belakang yang bervariasi, baik yang berasal dari SMU negeri maupun swasta dan dari berbagai daerah asal, dalam berbagai hal mampu memperkaya diskusi dan proses belajar mengajar.

     

    • Telah memiliki peraturan tentang tugas
      pokok dosen pembimbing akademik.

     

    • Ada berbagai kegiatan ekstra kurikuler dan organisasi kemahasiswaan.

     

    • Prestasi dan kreativitas mahasiswa sangat baik.
    Kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan.

     

     

    OPPORTUNITIES THREATS
    • Hubungan dengan berbagai institusi baik pemerintah maupun swasta yang terbina dengan baik, memberikan peluang untuk terselenggaranya program kerjasama, baik di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian maupun pengabdian masyarakat.
    • Banyaknya PTS yang menawarkan program yang sama dengan sistem rekruitmen dan seleksi yang mudah dan murah, dapat mengurangi minat mahasiswa.
    • Posisi strategis Mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia menjadi kekuatan promosi yang efektif.
    • Adanya kegiatan mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan bagi mahasiswa yang berguna sebagai pendukung pendidikan formal dan kesempatan bekerja.
    • Adanya pengawasan terhadap keberlanjutan mahasiswanya secara terus  menerus        untuk     mengurangi tingkat       DO      mahasiswa       dan meningkatkan prestasi mahasiswa.

     

    1. SARANA PENDUKUNG
    SRENGTHS WEAKNESSES
    • Ketersediaan gedung, ruang kuliah, sarana dan

     

    • Bahan pustaka yang ada di perpustakaan pusat dan ruang baca fakultas  memadai              untuk menunjang proses belajar mengajar.

     

    • Lahan parkir yang terbatas.
    • Belum adanya ruang fisik untuk pengembangan Laboratorium Ilmu Politik.

     OPPORTUNITIESTHREATS

    • Perkembangan teknologi informasi modern dapat dipakai untuk menggali informasi yang relevan dengan Program Studi Ilmu Politik.

     

    • Ketersediaan berbagai macam sarana prasarana seperti laptop dan LCD, laboratorium, dll memberi peluang untuk PBM yang lebih baik sesuai sasaran yang diharapkan.

     

    • Tuntutan pelayanan yang semakin

     

    • Tuntutan semakin tingginya kualitas

     

    • Perkembangan ICT yang pesat membuat alat-alat laboratorium cepat usang.

     

     

    ISU-ISU STRATEGIS

     

    1. Isu Strategis Dosen dan Tenaga Pendukung
    • Mengembangkan dan mengintensifkan pusat kajian dan laboratorium yang
    • Mengembangkan program pemanfaatan dan kerjasama dengan lembaga lain.
    • Merekrut tenaga dosen yang sesuai kualifikasi Program Studi Ilmu Politik dan menghadirkan dosen praktisi untuk memperkaya proses belajar mengajar.
    • Menyusun program pengiriman dosen dalam kursus/seminar yang relevan dengan program studi.
    • Mendorong dosen untuk studi lanjut.
    1. Isu Strategi Kemahasiswaan
    • Mengembangkan dan mengintensifkan peran dosen pembimbing akademik dalam pembimbingan mahasiswa.
    • Meningkatkan kuantitas dan kualitas keikutsertaan LKTI.
    • Meningkatkan daya kompetisi dalam pemilihan mahasiswa berprestasi.
    • Merekrut dosen pembina/pendamping sesuai dengan minat dan keahlian.
    • Mengembangkan berbagai program kegiatan ekstra kurikuler.
    • Menciptakan sistem keterlibatan mahasiswa dalam setiap kegiatan penelitian dan pengabdian.
    • Mengembangkan sistem informasi yang lebih baik.
    • Menyusun program pencarian dana untuk mendukung kegiatan mahasiswa.
    • Memberikan dan mengikutsertakan dalam pelatihan dosen pendamping/pembina
    1. Isu Strategis Sarana Pendukung
    • Kemudahan bagi dosen untuk mengakses referensi berupa jurnal dan artikel ilmiah online.
    • Menyusun jadwal penggunaan ruang kuliah secara maksimal.
    • Menyediakan lahan parkir yang memadai.
    • Penambahan sarana dan prasarana di laboratorium terus diupayakan sesuai dengan kebutuhan dan keterbaharuan.
    • Menciptakan mekanisme pemanfaatan prasarana/sarana untuk pengembangan
    • Melakukan pengembangan ruang tenaga pengajar.
    • Mengembangkan perpustakaan program studi dengan pengadaan buku-buku baru.
    • Menyediakan/pengadaan sarana dan fasilitas laboratorium yang sesuai dengan bidang keilmuan.

     

    STRATEGI PENGEMBANGAN

     

    1. Strategi Dasar Pengembangan
    • Meningkatkan eksistensi Program Studi Ilmu Politik dalam perubahan baik nasional maupun global.
    • Meningkatkan kemitraan dan kerjasama dengan stakeholders seperti alumni, perusahaan, kantor pemerintah dan sebagainya untuk mengembangkan Program Studi.
    • Mengembangkan pusat kajian dan laboratorium Ilmu Politik.
    • Mengembangkan Sistem Informasi Akademik (SIMAK) yang baik yang dapat memberikan kemudahan bagi seluruh
    • Mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai lomba karya ilmiah baik tingkat regional maupun nasional.
    • Mengoptimalkan peran pembimbing akademik untuk meningkatkan prestasi
    • Bekerja sama dengan SMA-SMA di daerah terutama dalam penyebaran informasi keunggulan Program Studi Ilmu Politik dalam program seleksi mahasiswa baru.
    • Meningkatkan jumlah beasiswa bagi mahasiswa berprestasi atau kurang mampu serta penyediaan informasi beasiswa dari sponsor-sponsor lain.
    • Pengoptimalan peran Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik (COMPAS) untuk meningkatkan optimalisasi peran mahasiswa.
    • Meningkatkan kualitas dan kuantitas Jumlah dosen tetap sehingga semakin mempermudah pengelolaan.
    • Memperbaiki kode etik dosen dan mahasiswa.
    • Memperbaiki pedoman akademik.
    • Meningkatkan kesempatan untuk kerjasama dengan pihak eksternal dengan memberikan motivasi materi dan non-materi kepada dosen yang mengikuti dan membuat kerjasama.
    • Profesionalisme pengelolaan sumber daya dengan meningkatkan program transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam setiap kegiatan.
    • Memperbaharui kurikulum untuk menyesuaikan dengan visi, misi, dan tujuan Program Studi Ilmu Politik dengan memperhatikan komposisi kurnas (kurikulum nasional) dan kurlok (kurikulum lokal) dengan melibatkan
    • Meningkatkan kualitas tim pengampu mata kuliah antara dosen tetap dengan praktisi dan meningkatkan kerjasama dengan praktisi sehingga terbentuk network bagi alumni dan lulusan Program Studi Ilmu
    • Meningkatkan kualitas mata kuliah pilihan, berupa seminar.
    • Saat ini sistem pengambilan mata kuliah masih menggunakan sistem paket karena keterbatasan sarana dan prasarana, namun ke depan akan dipersiapkan untuk penerapan SKS murni. Mahasiswa dibebaskan untuk memilih topik penelitian skripsinya sesuai dengan ruang lingkup Ilmu Politik.
    • Memperbaiki kompetensi lulusan agar mampu melihat ilmu sebagai sarana meningkatkan kualitas diri lebih baik daripada sekedar mencapai nilai yang tinggi tanpa mendapatkan ilmu.
    • Meningkatkan kerjasama antar dosen, mahasiswa, dan tenaga pendukung melalui berbagai kegiatan dalam suasana yang demokratis yang memungkinkan terjadinya sharing knowledge.
    • Terus memotivasi mahasiswa untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang positif di kampus.
    • Peningkatan sarana/fasilitas pendukung yang menunjang kegiatan akademik selain ruang kuliah.
    • Melakukan penggalian dana melalui kerjasama dengan instansi pemerintah maupun swast

     

    1. Tahap Pengembangan
    2. Peningkatan jumlah dan mutu mahasiswa baru dengan pelamar yang lolos seleksi

    Strategi pencapaian sasaran;

    1. Sistem diseminasi Program Studi yang terintegrasi melalui web-site www.fisip.unud. ac.id.
    2. Promosi ke SMA/SMK secara periodik termasuk menyebarkan brosur dan leaflet.
    3. Meningkatkan nilai kelembagaan dengan perbaikan proses pembelajaran dan mutu kegiatan kemahasiswaan.
    4. Peningkatan kurikulum Program Studi yang memiliki antisipasi dinamika perubahan

    ke depan sesuai standar akademik fakultas, SN DIKTI dan KKNI.

     

     

    Strategi pencapaian sasaran:

    1. Kerjasama dengan lembaga yang memiliki reputasi lokal, nasional, dan internasional.
    2. Peninjauan secara berkala profil lulusan sesuai dengan perkembangan ke-ilmuan.
    3. Melakukan evaluasi kurikulum secara periodik sesuai dengan rekomendasi Assosiasi ke-ilmuan Politik.
    4. Mengembangkan kurikulum berbasis KKNI bersama alumni dan stakeholders lainnya secara berkala.
    5. Peningkatan proses pembelajaran sesuai dengan standar mutu akademik.

    Strategi pencapaian sasaran:

    1. Perbaikan perangkat pembelajaran yang secara rutin direvisi sesuai dengan perkembangan iptek dan telah disinkronisasi dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Proses revisi tersebut telah melibatkan berbagai komponen stakeholder.
    2. Peninjauan mutu pembelajaran oleh Tim Pelaksanan Penjaminan Mutu Program Studi (TPPMPS) diawal dan diakhir semester.

     

    1. Peningkatan mutu kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan target pendanaan Dikti, instansi pemerintah dan swasta serta lembaga internasional sebanyak 10 kegiatan dengan serapan dana Rp 100 jt/pertahun.

    Strategi pencapaian sasaran:

    1. Peningkatan skill tenaga pendidik dalam mengikuti workshop pemenangan hibah-hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
    2. Perumusan roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat program studi.
    3. Peningkatan kerjasama dengan jejaring pemerintah, instansi swasta dan lembaga

    Internasional.

    1. Keikutsertaan dalam mengikuti kompetisi hibah penelitian di tingkat Nasional, internasional, dan internal UNUD
    2. Peningkatan jumlah dan mutu deseminasi hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat pada publikasi di prosiding dan jurnal internasional jumlahnya mencapai 10 judul pada tahun 2019.

    Strategi pencapaian sasaran:

    1. Pengikutsertaan dosen melakukan penelitian kerjasama internasional.
    2. Memberikan insentif kegiatan publikasi internasional oleh Unud sebanyak 10 artikel ilmiah.
    1. Peningkatan kualitas kepemimpinan dan manajerial Program Studi

    Strategi pencapaian sasaran :

    1. Penguatan tata kelola Program Studi dengan melaksanakan SOP yang telah ditetapkan oleh Fakultas, dan
    2. Transparansi dan akuntabilitas perencanaan dan pengelolaan keuangan Program Studi yang terintegrasi melalui sistem SILUNA dan SIMAYA Universitas Udayana.
    3. Peningkatan sistem layanan akademik dan non-akademik di tingkat Program Studi.

    Strategi pencapaian sasaran :

    1. Peningkatan layanan dan penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
    2. Pengembangan sistem layanan akademik dan non akademik secara online.