RENCANA OPERASIONAL

RENCANA OPERASIONAL

lambang1 

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS UDAYANA

TAHUN 2015 – 2019

 

 

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS UDAYANA

 

 

 

 

 

 1.PENDAHULUAN

A.1.   Sejarah Program Studi  Ilmu Politik FISIP Universitas Udayana

Program Studi Ilmu Politik memiliki posisi yang strategis dalam bidang ilmu sosial baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional. Program Studi ilmu Politik berada dalam ranah ilmu sosial dan ilmu politik. Universitas Udayana sebagai institusi pendidikan milik negara mendirikan Program Studi Ilmu Politik.

Pada tahun ajaran 2011/2012, Program Studi Ilmu Politik Universitas Udayana resmi berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 97/E/0/2011 tertanggal 6 Mei 2011 tentang Izin Pendirian Program Studi Ilmu Politik. Mahasiswa perdana pada Program Studi Ilmu Politik ini diperoleh melalui jalur penerimaan PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan). Dengan berdirinya program studi ini, maka diharapkan akan dapat melahirkan SDM-SDM yang terampil, unggul, mandiri, berbudaya serta memiliki kualifikasi keilmuan politik.

Secara khusus, keberadaan Program Studi Ilmu Politik di Universitas Udayana akan memiliki peran penting baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional. Di tingkat nasional, Program Studi Ilmu Politik akan memiliki kekhususan yang berbeda dengan konsentrasi ilmu politik di Universitas lain di Indonesia yang telah memiliki program studi ilmu politik lainnya. Adapun kekhususannya adalah program studi ilmu politik di Universitas Udayana menekankan pada bidang politik lokal dan budaya politik yang memiliki kedekatan dengan nilai-nilai Tri Hita Karana.

Posisi strategis Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dan pertemuan-pertemuan internasional juga memberikan keunggulan tersendiri bagi Program Studi Ilmu Politik Universitas Udayana, yaitu membuka kesempatan yang lebih besar dalam melakukan kajian-kajian keilmuan politik yang melibatkan stakeholders internasional.

Di awal berdirinya, kepemimpinan di Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana dijabat oleh Dr. Piers Andreas Noak, S.H, M.Si yang masih menjabat hingga saat ini.

 

A.2      Tujuan Pendidikan Program Sarjana

  • Tujuan Pendidikan Tinggi

Tujuan pendidikan pada setiap program studi yang terdapat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana dilandaskan pada pasal 2 PP Nomor 30 tahun 1990. Menurut pasal tersebut, tujuan dari pendidikan tinggi adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau  kesenian; serta mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

  • Tujuan Pendidikan Program Studi Ilmu Administrasrasi Negara

Pendidikan Program Sarjana Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana bertujuan menghasilkan Sarjana Ilmu Politik yang memiliki kualifikasi sebagai berikut:

  1. Menghasilkan lulusan Sarjana Ilmu Politik yang memiliki pengetahuan dan keahlian (skill) di kajian kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan lokal.
  2. Menghasilkan lulusan Sarjana Ilmu Politik yang kritis dan dapat berpartisipasi dalam proses dinamika politik secara kelembagaan dan perilaku terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan local.
  3. Menghasilkan lulusan sarjana Ilmu Politik yang menguasai teori dan metodologi ilmu politik.
  4. Menghasilkan Sarjana Ilmu Politik yang memiliki kapasitas akademik dan keahlian yang memadai untuk melanjutkan studi S2 dan S3.
  5. Menjadikan Program Studi Ilmu Politik sebagai wahana penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkontribusi pada perbaikan kualitas kelembagaan dan perilaku politik terkait praktik demokrasi yang berbasis kearifan lokal.

 

 

  1. PENENTUAN PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS

B.1  Kekuatan (Strengths)

Adapun faktor-faktor strategis internal kunci yang dimiliki Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki input yang berkualitas;
  2. Sarana dan prasarana perkuliahan memadai;
  3. Kualitas pelayanan akademik cukup baik;
  4. Setiap mata kuliah sudah dilengkapi dengan SAP dan Silabus;
  5. Disiplin dan kehadiran dosen mengajar tinggi;
  6. Kompetensi dosen memadai;
  7. Pengembangan kurikulum dilakukan secara periodik;
  8. Kurikulum sesuai dengan kebutuhan pasar;
  9. Ruang kuliah sudah dilengkapi dengan audiovisual (LCD projector)
  10. Perpustakaan Fakultas;
  11. Terdapatnya Institute of Peace and Democracy (IPD);
  12. Mempunyai jaringan kerjasama dengan berbagai instansi yang tertuang dalam MoU;
  13. Memiliki Laboratorium Program Studi Ilmu Politik;
  14. Monitoring secara kontinyu terhadap aktivitas perkuliahan;
  15. Telah dibentuknya Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Program Studi (TPPM-PS);
  16. Pengembangan sumberdaya (dosen) dilakukan melalui pendidikan lanjutan maupun studi banding baik di dalam maupun luar negeri;
  17. Lulusan   memiliki  kualifikasi   sesuai   dengan  kebutuhan pengguna;
  18. Memiliki fasilitas internet (wifi) yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen, serta memiliki website dengan alamat www.fisipunud.ac.id.

 

 

 

 

B.2  Kelemahan (Weaknesses)

Adapun faktor-faktor strategis internal kunci yang merupakan kelemahan Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana adalah sebagai berikut:

  1. Belum semua civitas akademika dan pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap visi dan misi yang telah ditetapkan;
  2. Kemampuan bahasa asing mahasiswa dan pegawai serta penguasaan teknologi informasi masih rendah;
  3. Belum memiliki lembaga bimbingan dan konseling yang formal bagi mahasiswa;
  4. Rasio dosen dan mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan;
  5. Beban mengajar tiap dosen masih tinggi;
  6. Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Program Studi (TPPM-PS) belum bekerja secara optimal;
  7. Masih terdapat layanan administrasi yang bersifat manual;
  8. Kondisi ruangan kelas yang masih belum mencukupi;
  9. Aktivitas penelitian, pengabdian, dan publikasi dosen masih rendah;
  10. Kurikulum berbasis kompetensi belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan;
  11. Soft skills mahasiswa belum dikembangkan secara optimal melalui proses pembelajaran
  12. Jumlah dan kualitas buku di perpustakaan kurang memadai;
  13. Tenaga teknisi laboratorium kurang memadai.

B.3.  Peluang (Opportunities)

Adapun faktor-faktor strategis eksternal kunci yang merupakan peluang bagi Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana adalah sebagai berikut.

  1. Meningkatnya pendapatan masyarakat;
  2. Berkembangnya kegiatan bisnis berskala nasional maupun multinasional;
  3. Besarnya minat lulusan sekolah lanjutan/menengah atas untuk mengikuti pendidikan tinggi;
  4. Meningkatnya permintaan tenaga kerja yang berkualitas dan berkualifikasi pendidikan keilmuan politik di pasar kerja;
  5. Meningkatnya anggaran pemerintah untuk sektor pendidikan;
  6. Banyaknya kerjasama dengan instansi lain;
  7. Tersedianya beasiswa dari berbagai instansi dan perusahaan;
  8. Dinamika politik lokal.
  9. Dibukanya pasar bebas ASEAN pada 2015 dan dunia pada 2020.

B.4   Ancaman (Threaths)

Adapun faktor-faktor strategis eksternal kunci yang merupakan ancaman bagi Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana adalah sebagai berikut.

  1. Ketatnya persaingan di antara program studi sejenis;
  2. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat;
  3. Munculnya   lembaga-lembaga  pendidikan   yang   berbasis pemanfaatan teknologi informasi yang menjadi tren saat ini;
  4. Adanya  kecenderungan  calon  mahasiswa  untuk  mencari Perguraan Tinggi dengan masa studi yang pendek dan siap kerja.
  1. STRATEGI PENGEMBANGAN
  2. Peningkatan Daya Tampung dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
    1. Meningkatkan penerimaan mahasiswa sesuai kapasistas;
    2. Meningkatkan kualitas SDM berkualifikasi Doktor;
    3. Meningkatkan jumlah dosen bersertifikasi;
    4. Meningkatkan kemampuan   dosen    dalam    proses    pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat;
    5. Meningkatkan kemampuan dosen maupun pegawai dalam berbahasa Inggris aktif-pasif;.
    6. Membuka jaringan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk program studi di universitas luar negeri;
    7. Meningkatkan kemampuan tenaga administrasi (bersertifikasi) melalui pelatihan administrasi dan teknologi informasi;
    8. Meningkatkan pelatihan penulisan karya ilmiah untuk jurnal maupun bentuk publikasi lainnya.
  3. Peningkatan Efisiensi Penyelenggaraan Pendidikan
    1. Meningkatkan IPK mahasiswa dan capaian nilai TOEFL 450;
    2. Memproyeksikan peningkatan jumlah lulusan (input = output);
    3. Memproyeksikan peningkatan percepatan waktu penyelesaian studi mahasiswa S1 maksimal 4 tahun;
    4. Menetapkan penyelesaian skripsi mahasiswa dalam 1 semester;
    5. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran melalui penugasan dari dosen kepada mahasiswa;
    6. Menggunakan modul atau buku ajar pada semua mata kuliah;
    7. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian secara bersama-sama (dosen, mahasiswa, dan pihak eksternal).
  4. Peningkatan Relevansi Pendidikan
    1. Menyempumakan kurikulum   berbasis   kompetensi   sesuai   dengan perubahan atau kebutuhan pasar;
    2. Meningkatkan jumlah keterlibatan dosen tamu dan praktisi dalam proses pembelajaran;
    3. Membuka Program Pendidikan Pascasarjana.
  5. Pengembangan Lingkungan Akademik yang lebih Kondusif
    1. Meningkatkan kualitas laboratorium program studi dan memperbanyak referensi ilmiah (lokal, nasional, dan internasional);
    2. Melaksanakan lokakarya penelitian dan penulisan ilmiah di kalangan mahasiswa dan dosen;
    3. Menyelenggarakan lokakarya    metodologi    riset   dan    pengabdian masyarakat secara berkala;
    4. Menyelenggarakan kursus bahasa Inggris secara intensif;
    5. Menyelenggarakan kursus   komputer  dan  teknologi   informasi  bagi dosen secara teratur;
    6. Meningkatkan penyelenggaraan kuliah umum oleh dosen dalam dan luar negeri;
    7. Melaksanakan Seminar Nasional minimal 1 tahun sekali;
    8. Mengadakan pertemuan akademik secara teratur;
    9. Mengembangkan dan merealisasikan akreditasi Jurnal Ilmiah Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Udayana.
    10. Melaksanakan diskusi atau seminar bulanan secara rutin untuk menciptakan atmosfir akademik.

 

  1. Peningkatan Kuantitas Sarana Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.
    1. Meningkatkan jumlah ruang kuliah;
    2. Menyediakan ruang kerja dan ruang rapat bagi dosen;
    3. Menambah ruang baca;
    4. Meningkatkan kualitas ruang laboratorium program studi;
    5. Menambah koleksi buku dan jurnal ilmiah;
    6. Menambah fasilitas komputer dan LCD;
    7. Menambah ruang administrasi;
    8. Membangun ruang seminar dan ruang ujian.

 

  1. Peningkatan Kerjasama
    1. Menggalang kerjasama yang lebih ekstensif dan intensif dengan pihak luar di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendidikan dan pelatihan;
    2. Menggalang kerjasama yang baik dengan institusi partai politik, penyelenggara pemilu, mitra jejaring pemerintah pusat, pemerintah daerah serta CSO untuk membuka peluang kerja magang dan karir bagi mahasiswa dan lulusan.

 

 

 

  1. Peningkatan Efektivitas Organisasi dan Manajemen
    1. Memantapkan pengawasan internal;
    2. Melaksanakan penempatan posisi pegawai sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan;
    3. Menyediakan pustakawan yang handal dan berpendidikan formal pustakawan;
    4. Menyelenggarakan latihan manajemen dan kepemimpinan bagi semua tenaga administrasi;
    5. Mengupayakan setidaknya 55% dosen sudah menduduki jabatan lektor;
    6. Mengupayakan setidaknya 35% dosen sudah menduduki jabatan lektor kepala;
    7. Mengupayakan setidaknya 10% dosen sudah menduduki jabatan Guru Besar;
    8. Memantapkan struktur organisasi, program, dan unit kerja;
    9. Mengaktifkan keberadaan laboratorium komputer, bahasa, radio, dan multimedia.
    10. Mengupayakan Kepala Program Studi minimal bergelar Doktor, mampu berbahasa Inggris (aktif-pasif), mampu mengkaji masalah-masalah aktual, berorientasi akademis, demokratis, serta berwawasan luas ke depan.

 

  1. Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Sistem Informasi Akademis, Kepegawaian, dan Keuangan
  2. Mengimplementasikan Simak, Simpeg, dan Simkeu secara efektif dan konsisten.
  3. Meningkatkan kapasitas integrasi sistem IMISSU sebagai penunjang informasi akademik, kepegawaian dan keuangan.

 

  1. Peningkatan Kualitas Komunikasi dengan Alumni

Penjajagan dengan Ikatan Alumni Universitas Udayana disertai pembentukan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana.

 

  1. MATRIKS RENCANA OPERASIONAL 2015 – 2019

Unit Kerja :   Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

    

PROGRAM KEGIATAN Indikator Satuan Target capaian
2015 2016 2017 2018 2019
Mengadakan evaluasi terhadap kurikulum, silabus, dan SAP setiap dua tahun sekali

 

  1. Melaksanakan lokakarya penyempurnaan kurikulum, silabus, dan SAP
Frekuensi lokakarya, kurikulum, silabi dan SAP Kali (x)

 

1

 

1

 

  1. Mengadakan studi banding ke beberapa universitas
Jumlah universitas

 

Unit/ lembaga

 

2 2

 

Kualifikasi dan kualitas

tenaga pengajar

 

  1. Menugaskan tenaga pengajar untuk melanjutkan studi S3
Jumlah dosen yang tugas belajar S3 orang

 

2 2

 

2

 

2

 

2
  1. Menugaskan tenaga pengajar untuk magang
Jumlah dosen

 

Orang

 

1

 

1

 

1

 

1

 

1

 

  1. Menugaskan tenaga pengajar mengikuti short course
Jumiah dosen

 

Orang

 

1 1 1 1 1
Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar Menyusun laporan presensi dosen Jumlah presensi dosen persen

 

100

 

100

 

100

 

100

 

100

 

Penulisan buku ajar

 

Menugaskan dosen untuk menulis buku ajar Jumlah buku ajar

 

buah

 

5 5 5 5 5
Penyusunan handout standar

 

  1. Mengadakan lokakarya penyusunan handout standar
Frekuensi lokakarya

 

kali

 

1

 

  1. Menugaskan dosen menyusun handout standar
Jumlah handout standar

 

buah

 

20

 

20

 

20

 

20

 

20

 

Menjalin kerja sama dengan lembaga diklat terkait

 

Menugaskan tenaga administrasi untuk mengikuti diklat sesuai bidang tugasnya. Jumlah tenaga administrasi

 

Orang

 

4

 

4

 

4

 

4

 

4

 

Mengevaluasi kegiatan akademik mahasiswa secara reguler

 

  1. Menyiapkan formulir transkrip akademik
Tersedianya formulir transkrip akademik Jenis

 

3

 

3

 

3

 

3

 

3

 

  1. Melaksanakan evaluasi kemajuan studi mahasiswa pada semester ke- 4 dan ke- 8 oleh PA
Frekuensi evaluasi selama studi

 

kali

 

1

 

1

 

1

 

1

 

Mempercepat masa studi mahasiswa

 

Menawarkan semua mata kuliah setiap semester regular

 

Lama studi lulusan < 4, 5 tahun

 

Persentase

 

75

 

80

 

Meningkatkan kemampuan

Bahasa Inggris lulusan

 

Mengaktifkan Lab Bahasa

Inggris

 

 

 

Institutional

TOEFL Score

 

lulusan > 500

 

Persentase

 

 

 

 

50

 

 

 

 

60

 

 

 

Membuka kelas ber-bahasa Inggris untuk mata kuliah tertentu Menawarkan   kelas ber-bahasa Inggris mata kuliah tertentu Jumlah mata kuliah

 

Mata kuliah

 

2 5

 

 

Meningkatkan kemampuan

dosen dalam melakukan

penelitian dan pengabdian

masyarakat

 

 

 

 

  1. Menugaskan dosen untuk mengikuti lokakarya metodologi penelitian
Jumlah dosen

 

 

 

 

orang 2

 

 

 

2 2

 

2

 

2

 

  1. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

 

 

Jumlah peneliti

 

 

Orang

 

 

6

 

6

 

6

 

6

 

 

6

 

Jumlah pelaksana pengabdian masyarakat Orang

 

6 6 6 6

 

6

 

Meningkatkan kualitas dan

kuantitas sarana pendukung

Proses Pembelajaran.

 

 

  1. Pengadaan buku referensi sesuai dengan silabus

 

 

Jumlah judul buku

 

judul

 

 30 30 30

 

30

 

30

 

Jumlah eksemplar

per judul buku

 

 

eksemplar

 

2

 

 

 

2

 

2

 

2

 

2

 

  1. Pengadaan jurnal ilmiah dan CD ROM

 

 

Jumlah jenis

jurnal

 

Jenis

 

 

10

 

 

10

 

 

10

 

10

 

10

 

Jumlah CD ROM

 

Unit 5 5 5 5 5

 

  1. Menambah fasilitas lab komputer
Jumlah komputer

 

Unit

 

20 10 10 10 10
  1. Menambah ruang lab. Komputer dan perlengkapannya.
Jumlah ruang

 

Unit

 

1

 

0

 

 

0

 

 

0

 

 

0
  1. Menambah LCD dan Layar
Jumlah LCD

 

Unit 5 5 5 5 5
Jumlah Layar Unit 10 10 0 0 0
  1. Menambah daya listrik
Jumlah daya

 

 

KWh

 

 

30.0 0 0

 

0

 

0

 

  1. Meningkatkan prasarana transportasi bagi pejabat struktural
Jumlah

 

 

Unit

 

 

1

 

 

0

 

 

0

 

 

0

 

 

0

 

 

  1. Menyempumakan sistem administrasi akademik

 

Sistem

administrasi akademik yang disempurnakan

Unit

 

1

 

0

 

0

 

0

 

0

 

 

Menyediakan fasilitas bank data Membentuk pusat data

 

Lembaga

 

Unit

 

1

 

0

 

0

 

0

 

0

 

Menjalin kerja sama dengan lembaga diklat terkait

 

Menugaskan tenaga administrasi untuk mengikuti diklat sesuai bidang tugasnya Jumlah tenaga administrasi

 

Orang

 

1

 

1

 

1

 

1

 

1

 

Membantu meringankan biaya studi mahasiswa

 

  1. Menginformasikan kepada mahasiswa persyaratan beasiswa yang diperlukan
Frekuensi pengumuman Kali

 

12

 

12

 

12

 

12

 

12

 

  1. Melakukan seleksi terhadap calon penerima beasiswa
Frekuensi seleksi

 

Kali

 

12

 

12

 

12

 

12

 

12

 

  1. Memberikan beasiswa
Jumlah mahasiswa Orang

 

20

 

40

 

40

 

40

 

40

 

Meningkatkan daya nalar mahasiswa

 

  1. Melaksanakan seminar ilmiah mahasiswa
Frekuensi seminar Kali

 

1

 

1

 

1

 

1

 

1

 

  1. Melaksanakan loka karya kegiatan ilmiah
Jumlah loka karya Kali

 

1

 

1

 

1

 

1

 

1

 

  1. Melaksanakan lomba kegiatan ilmiah
Frekuensi lomba

 

Kali

 

1

 

1

 

1

 

1

 

1

 

  1. Mengikuti lomba kegiatan ilmiah
Frekuensi lomba

 

Kali

 

5

 

5

 

5

 

5

 

5