Desa Dampingan Sosiologi: Wujud Nyata Pengabdian HIMASOS kepada masyarakat
Desa Dampingan Sosiologi adalah salah satu program kerja unggulan dari Departemen Pengabdian Masyarakat, Himpunan Mahasiswa Sosiologi Universitas Udayana. Program ini dirancang sebagai penerapan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian yang berfokus pada pendampingan serta pemberdayaan masyarakat desa. Desa yang dijadikan sebagai lokasi Desa Dampingan ditentukan berdasarkan hasil observasi dari beberapa pilihan desa yang berpotensi. Analisis permasalahan yang ada di desa serta solusi apa yang sekiranya dapat diterapkan menjadi salah satu hal yang sangat penting.
Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dipilih sebagai Desa Dampingan Sosiologi 2025. Alasan pemilihan desa ini adalah karena berdasarkan observasi yang dilakukan, diketahui bahwa permasalahan yang paling utama di desa ini adalah terkait pemilahan sampah plastik. Mengapa permasalahan ini menjadi menarik?karena adanya kebijakan Pemerintah Klungkung terkait pemilahan sampah plastik, yang di desa ini sendiri pun masih belum optimal dalam hal ini. Permasalahan ini menjadi fokus dalam merancang kegiatan Desa Dampingan yang diharapkan mampu mendorong kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat identitas sosial masyarakat desa.
Terdapat 4 rangkaian dalam Kegiatan Desa Dampingan Sosiologi kali ini yang dilaksanakan pada setiap minggu dimulai dari tanggal 14 Juni, 21 Juni, 28 Juni, dan 5 Juli 2025. Program yang diberikan pada kegiatan ini antara lain pembersihan lingkungan desa bersama Komunitas Malu Dong serta pemilahan sampah sesuai jenisnya, sosialisasi pemilahan sampah kepada siswa dari 3 SD yang ada di Desa Tihingan, pembuatan Kerajinan dari sampah anorganik, serta pameran kerajinan sampah anorganik yang telah dibuat. Berdasarkan program yang telah diberikan ini, diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran bersama sekaligus sebagai motor penggerak perubahan yang bermakna dan berkelanjutan nantinya.


.jpg)
UNIVERSITAS UDAYANA